Percayalah, pagi ini aku melihat langit kamar yang kosong.
Diterangi remang lampu komputer yang kubiarkan menyala.
Tanpa cerita dan nyanyian pengantar lelap.
Menunggu mati sementaraku.
Untuk tangis nanti malam dan keberanian.
Di sana (langit kamar), hal-hal tentang segalanya terlihat.
Menakutiku. Menyemangatiku.
-ihsanjarot
0 komentar:
Posting Komentar