Perih memang,
satu persatu goresan bertambah panjang.
Merusak hati, merasuk mimpi.
Tiada di hadap, sesak.
Perkara tersangka tak ada di atas meja,
Dia tak sembunyi pun dengan menari.
Karena bersembunyi dalam diri.
Aku...
Sakit mekar,
semerbak aroma luka menyambar.
Waras terkikis begitu tragis.
Ada di sini, menggilai.
Praduga yang bergelantung di dada.
Dia menyusu pada sendu.
Olehnya aku membiru.
Aku...
-ihsanjarot
0 komentar:
Posting Komentar