Tiadalah selembar darimu yang keluar.
Satu malam lagi hilang,
tersapu angin yang bertiup perlahan.
Adalah sekata darimu pengharapan.
Puluhan malam penuh bintang,
tergugah suara yang merdu. Rindu.
Waktu kita saling berpunggung.
Satu hari adalah selangkah ke depan.
Dalam hati teriak berbalik.
Sudah berapa langkah kita sekarang?
Apa yang terlihat punggungku tak bisa dicerna.
Larikah? Berbalikkah?
Atau kita hanya menjadi budak waktu?
Terus melangkah meski mata lelah menunggu.
-ihsanjarot
Satu malam lagi hilang,
tersapu angin yang bertiup perlahan.
Adalah sekata darimu pengharapan.
Puluhan malam penuh bintang,
tergugah suara yang merdu. Rindu.
Waktu kita saling berpunggung.
Satu hari adalah selangkah ke depan.
Dalam hati teriak berbalik.
Sudah berapa langkah kita sekarang?
Apa yang terlihat punggungku tak bisa dicerna.
Larikah? Berbalikkah?
Atau kita hanya menjadi budak waktu?
Terus melangkah meski mata lelah menunggu.
-ihsanjarot
0 komentar:
Posting Komentar